Archive for May, 2008

WeekEnd @ Taroko And Hualien

Friday, May 30th, 2008

Wah … Hampir terlupa untuk menceritakan weekend spesial minggu kemarin. Kalo dulu ketika masih bermukim di Kuta Bali udah bosen dengan suasana Pantai, Rasa kangen udara pantai yang khas muncul juga setelah sekitar 3.5 bulan disini. Minggu kemarin ada agenda piknik dari NTUST-ISA, organisasi mahasiswa Indonesia di NTUST. Kemana nih pikniknya ? Pasti gratis ya?
Mmmm … Kali ini nggak gratis, Kita cuma nambahin sedikit aja, 300 NT, karena udah di subsidi oleh NTUST-ISA. Kali ini Pikniknya ketempat yang sangat menarik, yaitu ke Taroko dan Hualien. Taroko adalah wisata Tebing/Jurang berbatu yang sangat indah. Dengan jalan-jalan yang di buat menembus bukit membuat perjalanan ke Taroko membuat orang kagum. sempat kaget juga pakai apa bukit2 itu di buat terowongan hingga berkilo-kilo. Dan ternyata disini sudah sangat umum untuk transportasi di Pegunungan. Makanya ntar Kalo ke Taiwan jangan Heran kalo jalan nya banyak yang lewat terowongan di dalam gunung hingga menembus gunung berikutnya. Mmm … jadi inget kota Ponorogo yang mau membuat jalan terowongan di gunung Wilis yang menghubungkan Ponorogo dengan Kediri. Sampai sekarang belum kesampaian. ) . Ditaroko juga terdapat wisata Budha, seperti Kuil, Pagoda, dewi Kuan Im dll yang letaknya lumayan tinggi, banyak menguras energi untuk sampai ke sana.
Setelah ke Taroko, selanjutnya ke Hualien. Senang nih akhirnya kesampaian juga rasa rindu akan udara pantai. Pantai Hualien kondisinya sangat berbeda jauh dengan pantai2 di Bali. Kalo di Bali kan pantainya berpasir, kalo disini tuh ber kerikil atau berbatu. Tapi batunya disini sangat bagus2. Ok … aku kasih Photo2 nya kalo pengen tahu suasananya.




Great Taroko

Friday, May 30th, 2008

hsiang

Hsiang Temple (Flickr)

Canon EOS KissDigitalX | EF-S 18-55mm

taroko mountain

Taroko Mountain (Flickr)

Canon EOS KissDigitalX | EF-S 18-55mm

The above photo is my first experiment in photo stitching. Using 8 combination photos in 2 rows and 4 columns image. Stitching by using stitcher software named PTGUIPRO 7.8

belalang

Belalang Tempur (Flickr)

Canon EOS KissDigitalX | EF-S 18-55mm

Saatnya bangkit !

Monday, May 26th, 2008
Pagi-pagi tadi sambil packing saya chatting sebentar dengan Bu Nanik yang sedang Konferensi di Polandia. Beliau sempet mengeluh bagaimana bangsa Indonesia dijelek-jelekan oleh bangsa lain di konferensi tersebut. Ada pula peserta yang mabuk dengan mengatakan : “Malaysia bagus, Indonesia jelek .. Suharto .. bla .. bla “ Duh rasanya gimana gitu. Beliau lebih memilih menghindar berbicara dengan [...]

Souvenir from Taroko National Park - Taiwan

Monday, May 26th, 2008

Taroko

Taroko National Park - Taiwan (Flickr)

Canon Kiss DitigalX | EF-S 18-55mm

Last Saturday we went to Taroko national park -Taiwan. Departed from NTUST at 5.20 am. Taroko is one of the nine national park In Taiwan and was named as the largest national park. Need 4 hours trip from Taipei to Taroko national park (Hualien) by bus. I call this was an amazing journey since my live in Taiwan. We can get a magnificent view before we arrive at Taroko. Topography of the area are mountain and valley near the sea (east Taiwan). So, we can see the ocean from mountain as long as our journey.

But, unfortunately… the weather is not so, good at Taroko national park. Sunny in the morning and rainy in the afternoon. We only visited some few placed at Taroko, such as : Tunnel of nine turns, Eternal spring shrine, Ksitigarbha (Dizang) statue at the Hsiang-te Temple ect. In the end of journey, we went to Hualien city and visited a beach.

temple

Eternal Spring Shrine (Flickr)

Canon Kiss DitigalX | EF-S 18-55mm

house

Wooden House (Flickr)

Canon Kiss DigitalX | EF-S 18-55mm

monk

Little Monk Under The Tree (Flickr)

Canon Kiss DigitalX | EF-S 18-55mm

Related Information:

*sorry for the inconvenient for limited bandwith user ^0^

Dangdut is The Music of My Country versi Mandarin

Saturday, May 24th, 2008
The X Family
Masih ingat lagu My Heart yang pernah diadaptasikan ke versi Mandarin? Kali ini sebuah lagu Indonesia lainnya juga kebagian hal serupa.

Salah satu lagu Project Pop yaitu Dangdut is the Music of My Country diadaptasikan ke versi Mandarin menjadi sebuah lagu berjudul Wu La Ba Ha. Lagu ini ada di dalam OST The X Family, sebuah serial drama Taiwan. Anda dapat mendengarkan lagu Wulabaha di sini.

Daftar lagu Indonesia lainnya yang telah diadaptasikan ke lagu Mandarin:
2. Acha & Irwansyah - My Heart: Nicholas Teo - Heart
3. Sheila on 7 - Sephia
4. (ada yang tahu lagi?)

Seribu

Tuesday, May 20th, 2008
Koleksi lirik pada situs Lirik Lagu Mandarin telah melebihi 1000 lirik.

Gempa

Sunday, May 11th, 2008

gempa

Disaat orang-orang sedang tidur pulas, saya masih terjaga malam tadi. Sedang asik-asiknya membaca buku buat ujian hari Rabu besok… tiba-tiba tirai penutup jendela lab bergoyang. Dinding terasa bergetar dan bangku yang saya duduki juga bergetar. Sekitar 30 detik lebih momen itu terjadi, tanpa pikir panjang… saya langsung cabut dari lab.

Setelah sukses menuruni 3 lantai melalui tangga menuju lantai dasar saya langsung bergegas menuju jalan. Lihat kiri-kanan, atas-bawah… ko’ gak ada apa-apa yah, pikir saya dalam hati. Ah… mungkin karena udah kecapean n udah waktunya istirahat. Mendingan saya balik ke dorm aja deh, tidur seperti teman-teman lainnya… klo pun ada gempa, setidaknya alarm di dorm akan berbunyi ) .

Setelah sampai didorm… saya melanjutkan baca-baca, karena mata masih belum mau bobo. Akhirnya saya lanjutkan dengan browsing setelah sholat subuh. Pinginnya lihat prakiraan cuaca hari ini, ternyata pada situs prakiraan cuaca Taiwan terdapat peringatan adanya gempa. Benar saja, setelah saya lihat… gempa tersebut terjadi pada pukul 03.52. Dimana pada pukul 03.45 saya lari ngacir dari lab. Gempa tersebut terjadi disebelah timur Hualien county, dan daerah yang merasakan getaran terbesar adalah Yilan County. Walopun cuma gempa kecil… tapi cukup membuat saya kaget ) . sampai sekarang saya masih merasakan goncangan… apa kerena laper juga yah D .

*udah ah … mo tidur dulu )

AYAH

Saturday, May 10th, 2008


Suatu ke tika, ada seorang anak wa nita bertanya ke pada
Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya
sedang mengusap wajahnya yang mulai ber ke rut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.

Anak wa nita itu bertanyapada ayahnya:
“Ayah , mengapa wajah Ayah kian ber ke rut-merut dengan
badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” Demikianpertanyaannya,ke tika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban
Ayahnya. Anak wa nita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”

Dengan ke rut- ke ning karena jawaban Ayahnya membuatnya
tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu Dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, ke mudian Ayahnya mengatakan :
“Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.”

Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wa nita itu tambah

ke bingungan.Karena penasaran, ke mudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya : “Ibu mengapa wajah ayah menjadi ber ke rut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada ke luhan dan rasa sakit?”

Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar
benar bertanggung jawab terhadap ke luarga itu memang akan demikian.” Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wa nita itupun ke mudian tumbuh menjadi dewasa,tetapi
dia tetap saja penasaran.Hingga pada suatu malam, anak wa nita itu bermimpi. Didalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin
ke luarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar ke luarganya merasa aman teduh dan terlindungi. “

“Ku-ciptakan bahunya yang ke kar & berotot untuk membanting
tulang menghidupi seluruh ke luarganya & ke gagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh ke luarganya. “

“Ku-berikan ke mauan padanya agar selalu berusaha mencari
sesuap nasi yang berasal dari tetesan ke ringatnya sendiri yang halal
dan bersih, agar ke luarganya tidak terlantar, walaupun seringkali
dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. “

“Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi ke luarganya dia merelakan kulitnya
tersengat panasnya matahari, demi ke luarganya dia merelakan badannya basah kuyup ke dinginan karena tersiram hujan dan
hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi ke luarganya &yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti ke datangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya.”

“Ku berikan ke sabaran, ke tekunan serta ke uletan yang
akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing
ke luarganya tanpa adanya ke luh ke sah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya ke letihan dan ke sakitan ke rap kali menyerangnya. “

“Ku berikan perasaan ke ras dan gigih untuk berusaha berjuang
demi mencintai & mengasihi ke luarganya, didalam kondisi & situasi
apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai
perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itupula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana
anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang
memberikan ke nyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara.”

“Ku-berikan ke bijaksanaan & ke mampuan padanya untuk
memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang
setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali ke bijaksanaannya itu akan menguji setiap ke setiaan yang diberikan ke pada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku-berikan ke rutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-
laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &
menemukan cara agar ke luarganya bisa hidup di dalam ke luarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar apat membuktikan,bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh ke luarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, ke kuatannya, keletannya demi ke langsungan hidup keluarganya. “

“Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai
Pemimpin ke luarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat
dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah ke lebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat.”

Terbangun anak wa nita itu, dan segera dia berlari,berlutut
& berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik
Ayahnya yang sedang berdoa, ke tika Ayahnya berdiri anak wa nita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayahnya.

” AKU MENDENGAR &
MERASAKAN BEBANMU, AYAH.”

Dunia ini memiliki banyak ke ajaiban, segala ciptaan Tuhan yang
begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi ke indahan tangan Ayah…

With Love to All Father

timnas garuda ntust-isa

Thursday, May 8th, 2008

Minggu kemarin, tim nasional indonesia yang diwakili mahasiswa di ntust,yang dikenal dengan sebutan team garuda ntust-isa berlaga dikejuaraan bergengsi ditaiwan, tepatnya dikampus ntu ( national taiwan university ). Sebenarnya acara ini adalah acara rutin yang diselenggarakan oleh ntu dan ini adalah soccer festival yang kedua, Tahun lalu kampus kami NTUST juga diwakili oleh teman2 dari garuda 1, yang tersingkir dibabak pertama…Dan pada kesempatan kali ini di soccer festival 2 ini kami telah bisa berbicara banyak..Dengan membeli pemain2 baru dan kombinasi permainan yang cukup cantik dan satu dua kali sentuhan, kami bisa menjadi juara grup dan masuk semifinal…

Pertandingan ini pesertanya adalah mahasiswa asing yang ada ditaiwan, tapi setiap universitas hanya boleh mengirimkan 1 wakilnya di turnamen ini…Lawan2 yang kami hadapai pun berasal dari berbagai negara, seperti itali, spanyol, kosta rika, amerika latin dan banyak yang dari afrika…secara fostur dan pisik kami jauh dari mereka..tetapi berkat keras dan semangat yang tinggi dil;apangan, kami juga bisa berbicara banyak dan sapai pada perebutan jura 3….tidak ada orang yang menduga bahwa kami akan bisa menjadi juar grup diturnamen ini..tapi bola itu bundar…jadi apapun bisa terjadi…dan yang pasti tim nasioanla ntust0isa berkat kerja keras dan semangat yang tingginya bisa memberikan yang terbaik bagi negara dan universitas…mudah2an tahun depan bisa menjadi lebih baik lagi…main…..selamat buat pahlawan dan duta2 bangsa….

Tim Garuda NTUST - ISA

Monday, May 5th, 2008

Tim Garuda

Tim Garuda

Tiga hari yang lalu merupakan hari-hari yang melelahkan. Bertarung dalam 2nd Taiwan International Students Soccer Festival yang diadakan oleh NTU (National Taiwan University, red) NTUST mengutus Tim Garuda sebagai wakilnya. Tim yang seluruhnya terdiri dari pemain Indonesia (Kevin, BungKus, Erick, Evan, Johan, Ocky, nRa, Onggo, Joni, Pak Data, Henry, Alief : Kiri-Kanan) bertarung dengan semangat juang tinggi, meski tim yang dihadapi adalah tim-tim sekelas macan Afrika dan tim-tim multinasional dari Eropa.

Acara dimulai dengan pembukaan yang turut dihadiri oleh perwakilan negara yang memiliki hubungan kerjasama dengan Tiawan. Pembukaan yang berlansung sederhana namun cukup meriah dengan adanya beberapa pertunjukan, salah satunya adalah penampilan pemandu sorak terbaik se-Taiwan. Setelah pembukaan selesai dilanjutkan dengan pertandingan perdana antara tim NTU-FSA melawan … Tim Garuda akan menjalani pertandingan perdananya pada sore hari pukul 16.30 melawan Fujen Chatolic University (FuDa).

Penyisihan Grup

Saat-saat yang mendebarkan tiba… tidak sabar rasanya kaki ini ingin menendang sikulit bundar. Pertandingan pertama Tim Garuda vs FuDa. Tahun lalu Tim Garuda juga berada satu grup dengan FuDa, dengan pertandingan dimenangkan oleh FuDa. Tetapi tahun ini kami tampil dengan kekuatan yang berbeda… permainan umpan pendek cepat menjadi andalan, kehadiran kiper Iker “Evan” Casillas merupakan faktor yang tak kalah penting dari Tim Garuda. Alhasil, Tim Garuda mampu membalas kekalahan tahun lalu dengan skor 1-0. Gol yang dicetak oleh Radityo “Riquelme” Onggo berhasil membungkam suporter FuDa. Harapan untuk melaju kebabak selanjutnya terbuka lebar, mengingat lawan yang akan dihadapi berikutnya adalah NTNU (Shida, red) yang juga menang saat berhadapan dengan FuDa pada pertandingan pertama.

Sabtu pagi keesokan harinya… Tim Garuda menjalani pertandingan kedua melawan ShiDa. Sepertinya memang kecil kemungkinan kami untuk menang pada partai ini, karena teman-teman sudah kehabisan tenaga. Dengan semangat juang yang masih tersisa dan dukungan suporter setia Tim Garuda, kami berangkat membawa nama universitas dan bangsa Indonesia. Berharap kemenangan akan diraih pada pertandingan ini. Babak pertama pertandingan berjalan imbang… dengan sebuah peluang dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Riquelme, nRa yang bermain sebagai penyerang sayap dapat memanfaatkan kecerobohan kiper lawan dengan memanfaatkan bola muntah. Skor 1-0 untuk Tim Garuda dibabak pertama. Babak kedua tim ShiDa mulai memainkan permainan cepat menyerang… sehingga Tim Garuda hanya bisa bertahan dan akhirnya menerima gol balasan dari kemelut didepan gawang. Skor 1-1 berlanjut hingga akhir pertandingan… dan dilanjutkan dengan adu tendangan pinalti. Karena kedua tim memiliki nilai dan surplus gol yang sama. Mental kami membaik… karena kami memiliki kiper kelas dunia. 5 penendang disiapkan… Erick “Cantona”, Joni WS, Johan “Terry”, Bungkus sang striker gaek, dan Henry “Shevchenko”. Skor akhir 5-4 untuk kemenangan Tim Garuda lewat adu pinalti. Suka cita dirasakan oleh seluruh tim dan suporter. Untuk kali pertama Tim Garuda yang berstatus underdock berhasil melaju hingga babak semifinal.

Tidak hanya kegembiraan yang kami rasakan… kegundahan juga meliputi suasana tim. Dari 12 orang terpilih hampir seluruh pemain mengalami cedera. Keinginan untuk tidak menjalani pertai semifinal juga pernah terpikirkan oleh kami, tetapi niat tersebut urung dilaksanakan untuk menghormati panitia pelaksana.

Semifinal dan perebutan tempat ke-3

Sabtu sore, pertandingan semifinal berlangsung… partai semifinal kedua yang mempertemukan Tim Garuda dengan NPUST (Pingtung University, red)…. sepertinya akan berlangsung berat sebelah. Mayoritas Tim Garuda telah kehilangan stamina, hanya semangat yang masih membuat kami untuk bertarung. Alhasil Tim Garuda menerima kekalahan telak 0-5 dari Pingtung University. Tim lawan diuntungkan dengan memiliki waktu istirahat cukup lama.

Minggu pagi, Tim Garuda masih harus bertanding untuk memperebutkan tempat ke-3. Tim Garuda akan berhadapan dengan NTU-FSA. Untuk pertandingan ini… Tim Garuda sudah benar-benar kehabisan tenaga. Beberapa pemain utama tidak dapat hadir karena diliputi cedera dan urusan dinas. Sesuai harapan… bermain habis2an untuk terakhir kali. Alhasil skor 7-1 menjadi hiburan bagi pendukung tim lawan. satu-satunya gol yang dibuat oleh Tim Garuda lewat kaki Erick “Cantona” melalui kerjasama 1-2 dengan striker gaek BungKus. Mohon maaf kepada suporter setia Tim Garuda… karena kami telah kehabisa stamina. Tidak siap mental untuk menjalani pertandingan hingga putaran akhir.

Kegembiraan dalam kebersamaan

Kalah, menang itu soal biasa. Sudah sewajarnya suatu pertandingan memiliki pemenang dan memghasilkan tim yang kalah. Kegembiraan dan kebersamaan yang membuat Tim Garuda mampu terbang hingga babak semifinal pada turnamen ini. Bahkan seorang volunteer yang bertugas membantu Tim Garuda terheran-heran dengan suasana tim ini. Ketika kami menang… kami bergembira, ketika kami kalah… tidak sedikitpun wajah duka kami perlihatkan. Humor dan kegembiraan menghangatkan suasana dari seluruh teman-teman yang ada. Tim Garuda tidakkan dapat terbang tinggi tanpa dukungan dan semangat dari teman-teman semua.

suporter 2

Suporter dan Tim Garuda

Terbang Tinggi Tim Garuda… Tahun depan kita juara!!!

suporter 1

Suporter Tim Garuda

*foto-foto dari Harki