PeNuH CINTA YaNg aKu SeBuT KeLuaRga

April 7th, 2010
Jika ditanya apa yang bisa membuat kamu tersenyum kala duka, menangis kala bahagia dan bertahan dengan semua rasa sakit yang ada jawabnya adalah keluarga, begitu juga saat aku ditanya dimana aku akan merasakan bahagia dan penuh dengan rasa cinta jawabnya saat aku dengan keluargaku. Dan hal teristimewa apa yang aku peroleh selama aku melalang buana [...]

35th NTUST Anniversary

April 5th, 2010
Tak banyak yang aku berikan untuk kampusku tercinta kampus yang saat ini tengah berjuang mendidikku membimbing dan mengemblengku untuk menjadikan aku siap menghadapi dunia dan  siap untuk kembali mengabdi ke Tanah Pertiwi Happy Anniversary NTUST….Hanya ini yang bisa aku berikan untukmu Filed under: LiFe, My CaMpUS

TeRiMakaSiH: UnTuK PeNjeLaSaN YaNg TaK BiSa aKu TeRiMa DeNgaN LoGiKa

March 19th, 2010
Mengenalmu, aku sudah tak ingat lagi kapan semua itu dimulai. Yang aku sadari namamu sudah ada di list YM maupun Facebook ku. Sempat aku bertanya, kenapa semuanya bisa terjadi? siapa sebenarnya kamu, seseorang yang begitu mistirius memasuki kehidupanku dan yang telah berhasil mengisi hampir sebagian ruang hatiku. Saat pertama kali bertemu denganmu pun tak ada sesuatu [...]

JiWa DaN RaGaKu LeLah

March 17th, 2010
Mungkin terlalu berlebihan judul yang aku tuliskan, tapi itu adalah kenyataan yang aku rasakan. Bukan karena tenaga yang terforsir selama Indonesia culture exhibition, bukan juga karena tugas kuliah yang mulai menumpuk. Entah kenapa, aku mengalami masa dimana aku benar-benar dititik terendah. Titik terendah dalam segalanya. Kondisi tubuh ngedrop seketika, aku seperti tidak punya tenaga untuk melakukan [...]

Ngajar Kalkulus…

March 4th, 2010

Sampai sekarang rasanya aku masih belum bisa percaya kalo sudah 3 kali ngajar Kalkulus untuk mahasiswa undergraduate di NTUST… Ini aku ceritakan beberapa kejadian…

Jumlah mahasiswanya ada 13 orang yang sudah masuk kelas. 12 orang dari Amerika Latin yang berbahasa Spanyol diantara mereka. Sedangkan 1 orang lagi dari Turki, kelihatan cukup cerdas anaknya… Mereka semua sudah ngambil mata kuliah Kalkulus ini sebelumnya, tapi sayangnya belum lulus. Konon dikarenakan bahasa pengantar yang digunakan adalah Mandarin. Jadi pihak sekolah berinisiatif menyediakan English program untuk Kalkulus. Dan akulah pengajarnya…

Pertemuan pertama begitu mengagetkan… 2 orang dari para murid itu adalah teman setim sepakbola. Kami saling bahu membahu mewakili NTUST tahun lalu dalam kompetisi sepakbola di Taiwan. Eh sekarang mereka jadi muridku, hehehe…

Waktu kelas Mandarin semalem juga gak kalah mengagetkan, 2 orang lain dari para murid itu teman sekelas dalam les Mandarin. Bahkan kemampuannya jauh lebih baik dari aku, walah-walah… Guru berguru ke muridnya, hahahahaha… Ntah kejadian apalagi selanjutnya…

Tapi aku harus berusaha tetap profesional lha, hahahaha… Pernah di kelas mereka panggil aku Profesor, halah2… Terus aku bilang panggil aja namaku, Alief. Eh pertemuan berikutnya mereka panggil Laoshi… Bahkan di kelas Mandarin mereka panggil aku Laoshi juga… walah2… bisa saingan sama Laoshi Stephanie donk aku…. hehehe… Tadi mereka panggil aku teacher… Kupikir apa sih susahnya panggil nama Alief??? Mungkin pertemuan berikutnya aku sarankan mereka panggil cak Alief aja, hehehe…

Sebagai lecturer Kalkulus aku punya kewajiban untuk membuktikan suatu rumus sebelum memakainya. Gak elok lha kalo hanya kasih rumus, kemudian nyelesaikan soalnya pake trik. Emang tentor LBB??? hehehe… Tapi Dean akademik kemaren pesan supaya jangan terlalu banyak konsep, lebih banyak ngelatih skill saja. Tadi mahasiswanya juga bilang hal senada, “Kami percaya sama kamu, gak usah pake dibuktikan gpp kok” Walah2… Ini kelas Kalkulus atau intensif SNMPTN???

Padahal aku butuh juga mengingat kembali gimana nurunkan rumus2 Kalkulus. Misal: gimana ceritanya kok kita bisa tau turunan dari x^n adalah n(x^(n-1))??? Dengan kembali belajar konsep, aku berharap menemukan ide segar untuk membantu risetku. Dan tampaknya sekarang aku lagi tertarik dengan limit, one-sided limit tepatnya. Tapi sekedar tertarik, bukan mempelajarinya, hehehe…

Enaknya ngajar mereka adalah mereka sangat terbuka (sampai saat ini). Kalo merasa bisa, maka mereka bertanya yang lebih sukar… Sedangkan kalo mereka gak bisa, maka gak segan bertanya meski itu hal sepele misalnya. Jadi lumayan mudah mendeteksi sejauh mana daya serap mahasiswa terhadap materi. Homework pertama sudah tak kasihkan, senin mereka akan ngumpulin. Dari situ akan semakin terlihat gimana daya serap mereka sebenarnya…

Bedanya aku ngajar di sini dan di ITS juga terasa banget. Di sini 15 menit sebelum kelas dimulai aku sudah mulai berangkat. Jadi paling tidak 5 menit sebelum bel sudah ada di kelas. Kalo di ITS? Ngajar tepat waktu malah diolok2in sama dosen lain… “Ojo rajin2….” gitu katanya, hehehe…

Di ITS aku bawa text book tiap kali ngajar. Atau bawa slide satu gebok. Jadi pas di kelas baru buka2 materi mana yang mau disampaikan. Jadi gak efektif sama sekali. Kalo di sini aku sudah siapkan dulu materinya, paling hanya 3-4 lembar lecture notes. Dari situlah aku tuliskan materi di papan tulis. Jauh sangat efektif, karena runtutan materi sudah diatur. Sehingga mahasiswa diharapkan lebih mudah mengerti dan fokus.

Kayaknya dua habit itu perlu kupertahankan sampe ngajar Kalkulus ini selesai. Bahkan juga perlu dibawa ke ITS nantinya… Tapi tunggu dulu, itu kalo gaji ngajar di ITS dinaikkan lho, hehehe…. Kalo nggak, ya maaf mahasiswa, ntar aku ngajarnya asal-asalan… hehehe…. Alasan klasik yang sudah tak pantas jadi alasan mestinya…


Indonesia Culture Exhibition 2010

March 3rd, 2010
Let’s Come and Join Us in Indonesia Culture Exhibition 2010 by NTUST – Indonesia Student Association March 11th-12th 2010 at International Building of NTUST (Keelung Road sec 4 no 43) – Taipei Ask all of your friends from all country to joint us….It’s open for everyone Bentuk banggaku pada tanah airku. Bentuk hormatku pada Ibu pertiwi dan [...]

Buku solusi Ibadah di Taiwan

March 1st, 2010
dikutip dari milist sebelah Alhamdulillah, telah terbit buku “Solusi Ibadah di Taiwan” karya KH. Prof. Dr. Moh. Ali Aziz, M.Ag. Buku yang ditunggu-tunggu kehadirannya yang dapat memberikan jawaban atas sejumlah masalah yang selama ini dihadapai TKI di Taiwan, dan menambah keyakinan serta menghilangkan keragu-raguan dalam melakukan ibadah di Taiwan. Resensi buku [...]

JalaN PutaR-PuTaR

February 20th, 2010
Tak banyak kata dan biarkan foto-foto ini yang bicara Udara sore yang cerah mengiringi perjalananku menuju rumah ke dua ku untuk menghabiskan liburan musim dingin Banyak hal yang aku lakukan, banyak waktu yang telah terlewatkan dan banyak cerita yang tercipta dengan sempurna. membeli pernak pernik untuk Chinese New Year menyaksikan doa malam tahun baru berkunjung dari satu temple ke temple [...]

SaaT aKu tAk BiSa MeMiLiH

February 19th, 2010
Dua hari ini aku lalui dengan perasaan yang tidak menentu. pesan singkat yang dikirimkan sahabat baikku seakan menguras semua hati dan pikiranku. Bagaimana tidak?? Kabar yang dia sampaikan adalah doa-doa  malam yang selalu aku panjatkan dulu, tapi sesuatu yang sekarang aku tidak pernah berani lagi hanya sekedar memimpikannya. Bukan karena aku tidak percaya akan kebesaran [...]

HappY ChiNese New YeaR

February 13th, 2010
Ini adalah tahun ke dua aku tinggal di negara yang merayakan tahun baru China. Dan ini juga ke dua kalinya aku diberi kesempatan untuk melihat indahnya perbedaan yang ada. Menikmati setiap apa yang dinamakan perbedaan budaya dan tentunya kesempatan aku untuk bisa melihat keagungan sang Pencipta. Jumat sore cuaca cerah mengiringi kepergianku untuk meningalkan kampusku di [...]